Sumber daya adalah suatu nilai potensi yang dimiliki oleh suatu materi atau unsur tertentu dalam kehidupan. Sumber daya tidak selalu bersifat fisik, tetapi juga non-fisik (intangible).
- Macam Macam Sumber Daya
1. Sumber Daya Manusia
Sumber daya manusia (SDM) adalah salah satu faktor yang sangat penting bahkan tidak dapat dilepaskan dari sebuah organisasi, baik institusi maupun perusahaan. .Pada hakikatnya, SDMberupa manusia yang dipekerjakan di sebuah organisasi sebagai penggerak, pemikir dan perencana untuk mencapai tujuan organisasi itu
2. Sumber Daya Alam
Sumber daya alam adalah sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan dan kebutuhan hidup manusia agar hidup lebih sejahtera yang ada di sekitar alam lingkungan hidup kita.Sumber daya alam bisa terdapat di mana saja seperti di dalam tanah, air, permukaan tanah, udara, dan lain sebagainya
3. Sumber Daya Modal
Segala yang digunakan untuk menghasikan barang dan jasa. biasanya modal berawal dari keuangan lalu menhgasilkan sebuah alat untuk mengembangkan contoh teknologi.
4. Sumber Daya Fisik
pemicu terjadinya perubahan biasnya membuat barang barang mentah yang akan diolah menjadi barang jadi.
5. Sumber Daya Pasar
Pemicu terjadinya penempatan hasil hasil yang didapat barang ataupun jasa di sebarkan di pasarkan. dengan adanya sumber daya pasar hasil yang di peroleh akan besar.
6. Sumber Daya Informasi
Data data yang digunakan untuk membuat keputusan
7.Sumber Daya produk
Produk-produk yang akan di input atau output.
8. Sumber daya Usaha
Sumber daya usaha adalah sumber daya yang dilakukan dengan cara memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitarnya untuk menghasilkan suatu barang yang lalu di perjual belikan
- Hubungan antara fungsi manajemen dengan unsur manajemen
a. Planning dengan Men
Untuk mencapai tujuan yang baik dalam bidang apapun kita harus memiliki orang-orang yang sangat berkualitas,Profesional, dan rendah hati, karena jika tidak memilah dan memilih orang-orang tersebut kemungkinan hasilnya tidak akan maksimal.
b.Planning dengan Method
Untuk mencapai tujuan yang baik dalam menyusun strategis harus direncanakan dengan lengkap, mulai dari promosi , biaya, tempat, waktu, target hingga media promosi yang akan dipilih. Selalu terapkan perspektif 4P (Product, Price, Place, Promotion) agar strategi pemasaran kita senantiasa sukses
c. Planning dengan Materials
Untuk mencapai tujuan yang baik dalam menyusun materials mengutamakan kualitas produk atau jasa yang ditawarkan kepada pelanggan. Agar bisnis yang kita lakukan berkembang dengan pesat, memiliki untung yang besar dan banyak memiliki pelanggan.
d. Planning dengan Machines
Untuk mencapai tujuan yang baik tentu sangat memerlukan ahli teknik mesin karena produksi dalam pabrik juga bergantung dari kelancaran mesinnya.Dengan mesin yang bekerja optimal maka proses produksi bisa berjalan dengan lancar. Karena itulah ilmu teknik mesin sangat diperlukan untuk perawatan mesin, perakitan alat industri dan berbagai jenis permasalahan dalam industry maupun perusahaan lainnya.
e. Planning dengan Money
Untuk mencapai tujuan yang baik jika untuk awalan kita harus punya bermodal yang cukup besar agar kita dapat menjadikan sesuatu yang kita harapkan dari modal tersebut. tidak kemungkinan besar jika modal kurang apa yang kita harapkan belum tentu kita akan mencapainya.
f. Planning Dengan Market
Untuk mencapai tujuan yang baik harus mempunyai Pemetaan yang baik dalam variasi geografis, psikologi,dan perilaku. Mempunyai Target proses pemilihan target dan mencocokkan reaksi pasar dengan kebutuhan dasar, kemampuan daya beli dan keterbatasan yang dimiliki bagaimana menempatkan sebuah produk ke dalam benak customer secara luas, sehingga akan tertanam dalam benak pasar bahwa perusahaan kita adalah definisi dari kategori produk yang kita jual. Bukan bagaimana posisi produk kita di pasar, melainkan bagaimana produk kita selalu diingat oleh pelanggan.
g. Planning Dengan Informasi
Untuk mencapai tujuan yang baik yang memiliki content yang menarik ataupun yang memiliki desain yang indah, kurang mendapat perhatian dari penjelajah internet. Itu bisa terjadi bila situs tersebut membutuhkan waktu yang sangat lama untuk loadingnya (terutama masalah loading image) dan hal ini akan membuat pengunjung situs menjadi bosan.
2. Organizing (Pengorganisasian)
a. Organizing Dengan Men
Manajemen dan Organisasi memiliki hubungan yang erat, untuk mencapai suatu tujuan maka dibutuhkan kerja team atau berorganisasi, ibaratkan di suatu perusahaan seorang manajer membagikan tugas kepada anggota team nya yang terdiri dari 10 orang, 2 orang pertama mempunyai tugas menulis, 2 orang berikutnya mempunyai tugas mengedit, 2 orang selanjutnya mempunyai tugas memposting dan begitu selanjutnya, hingga menjadikan kerja sama team yang solid antara manajer dan organisasi.
b.Organizing Dengan Method
Dalam pemilihan suatu strategi – dan struktur untuk mengimplementasikannya – para manejer harus mempertimbangankan pengaruh lingkungan eksternal terhadap organisasi. Hubungan antara strategi, struktur dan lingkungan dapat di pandang dari dua perspektif utama. Dalam pandangan pertama, organisasi adalah reaktif terhadap lingkungannya dimana proses perumusan strategi harus memperhatikan lingkungan tempat organisasi tersebut beroprasi pada saat sekarang dan akan beroperasi di waktu yang akan datang.
c. Organizing Dengan Materials
Keberhasilan sebuah perusahaan tidak mungkin dilepaskan dari pemasok. Pemasok menyediakan bahan baku dan peralatan bagi perusahaan guna menghasilkan barang untuk disimpan, diolah, didistribusikan, dan dijual. Bagi perusahaan ritel, pemasok menyediakan barang untuk dijual kepada pengecer dan pelanggan. Perusahaan dalam sektor jasa tentu juga membutuhkan pemasok, misalnya untuk memasok peralatan guna membantu melayani pelanggan. Singkatnya, pemasok adalah penyedia kebutuhan sumber daya perusahaan dengan jumlah, mutu, dan harga yang sesuai sehingga proses produksi, distribusi, dan pelayanan dapat berjalan lancar.Pemasok berperan penting dalam menentukan mutu produk, biaya, pengembangan produk, dan akses pembiayaan bagi perusahaan. Mutu produk dan layanan, sebagai penentu kepuasan pelanggan, salah satunya bergantung kepada kualitas pemasok yang dipilih. Pasokan yang berkualitas tentu memudahkan perusahaan menghasilkan produk dan layanan yang berkualitas pula. Pada gilirannya, hal ini berdampak positif pada kinerja dan daya saing perusahaan. Demikian pula sebaliknya. Maka tidak heran jika perusahaan-perusahaan besar selalu menerapkan syarat-syarat yang ketat dalam hal spesifikasi bahan baku. Hal ini demi menjaga standar mutu produk.
d.Organizing Dengan Machines
Tata Kerja merupakan cara pekerjaan dengan benar dan berhasil untuk mencapai tingkat efisien yang maksimal dengan mempertimbangkan tujuan, fasilitas, tenaga kerja, waktu dan lain-lain yang tersedia. tata kerja adalah suatu urutan atau etika kita dalam bekerja sesuai aturan yg sudah di tentukan karena dengan itu kita bisa bekerja sacara maksimal , efektif dan efesien jadi tidak terbuang waktu yang percuma dengan sia-sia serta dapat menjamin adanya pembagian kerja waktu dan kordinasi yang tepat.
e.Organizing Dengan Money
Agar tugas tersebut dapat dijalankan dengan baik, pada tahap pertama manajer harus memutuskan, apa yang akan dicapai oleh organisasi dan cara untuk mencapainya, lewat keputusan ini akan diketahui seperangkat tujuan organisasi dan strategi menjadi sejumlah kebijakan-kebijakan yagn dapat menuntut arah, maupun program-program kegiatan untuk tercapainya tujuan tersebut.Pengendalian biaya yang efektif akan tergantung pada komunikasi yang baik antara informasi akuntansi dengan manajemen. Dengan membuat laporan prestasi kerja, controller memberikan saran kepada berbagai tingkat manajemen mengenai tindakan perbaikan yang diperlukan dalam suatu kegiatan. Laporan bisa berbentuk pernyataan langsung ataupun tertulis dari kontroller kepada tingkat manajemen perusahaan yang berisikan laporan penyimpangan dari rencana yang telah ditentukan, sesuai dengan prinsip manajemen berdasarkan penyimpangan. Laporan ini selain laporan penyimpangan rencana (jika ada) juga memberikan laporan prestasi kerja yang telah dicapai oleh para pekerja.
Agar tugas tersebut dapat dijalankan dengan baik, pada tahap pertama manajer harus memutuskan, apa yang akan dicapai oleh organisasi dan cara untuk mencapainya, lewat keputusan ini akan diketahui seperangkat tujuan organisasi dan strategi menjadi sejumlah kebijakan-kebijakan yagn dapat menuntut arah, maupun program-program kegiatan untuk tercapainya tujuan tersebut.Pengendalian biaya yang efektif akan tergantung pada komunikasi yang baik antara informasi akuntansi dengan manajemen. Dengan membuat laporan prestasi kerja, controller memberikan saran kepada berbagai tingkat manajemen mengenai tindakan perbaikan yang diperlukan dalam suatu kegiatan. Laporan bisa berbentuk pernyataan langsung ataupun tertulis dari kontroller kepada tingkat manajemen perusahaan yang berisikan laporan penyimpangan dari rencana yang telah ditentukan, sesuai dengan prinsip manajemen berdasarkan penyimpangan. Laporan ini selain laporan penyimpangan rencana (jika ada) juga memberikan laporan prestasi kerja yang telah dicapai oleh para pekerja.
f. Organizing Dengan Market
kegiatan operasi penjualan, dan kegiatan penelitian dan pengembangan pemasaran. Bentuk organisasi pemasaran yang mendasarkan diferensiasi dan spesialisasi seperti ini dapat dilihat pada struktur organisasi berikut: Untuk memberikan kemungkinan dilakukannya koordinasi atas tugas-tugas atau usaha-usaha dan tenaga-tenaga yang ada sehingga kegiatan yang dilaksanakan dapat efektif.Di samping itu, perlu pula disadari bahwa usaha pelaksanaan kegiatan pemasaran tidak mungkin hanya dilakukan sendiri oleh satu orang. Oleh karena itu, usaha pelaksanaan kegiatan pemasaran dilakukan oleh sekelompok orang harus diorganisasi dan dikoordinasi sehingga dapat diharapkan tercapainya tujuan dan sasaran dalam bidang pemasaran.
kegiatan operasi penjualan, dan kegiatan penelitian dan pengembangan pemasaran. Bentuk organisasi pemasaran yang mendasarkan diferensiasi dan spesialisasi seperti ini dapat dilihat pada struktur organisasi berikut: Untuk memberikan kemungkinan dilakukannya koordinasi atas tugas-tugas atau usaha-usaha dan tenaga-tenaga yang ada sehingga kegiatan yang dilaksanakan dapat efektif.Di samping itu, perlu pula disadari bahwa usaha pelaksanaan kegiatan pemasaran tidak mungkin hanya dilakukan sendiri oleh satu orang. Oleh karena itu, usaha pelaksanaan kegiatan pemasaran dilakukan oleh sekelompok orang harus diorganisasi dan dikoordinasi sehingga dapat diharapkan tercapainya tujuan dan sasaran dalam bidang pemasaran.
g. Organizing Dengan Informasi
Sistem informasi harus selalu disesuaikan dengan organisasi. Organisasi harus mampu mengoptimalkan sistem informasi sehingga mendapatkan keuntungan dari teknologi-teknologi yang ada. Interaksi antara teknologi informasi dan organisasi sanat dipengaruhi oleh faktor mediasi, yaitu lingkungan, kultur, struktur, prosedur baku, proses bisnis, politik, keputusan manajemen, dan peluang. Manajer harus mampu memahami sistem informasi, karena sangat akan mempengaruhi kehidupan organisasi. Manajer perlu memilih sistem apa dan bagaimana yang akan dibangun didalam organisasi.
3. Actuating (pergerakan )
Memiliki kecerdasan orang-orang yang dipimpin Mempunyai perhatian terhadap kepentingan yang menyeluruh Memiliki kelancaran dalam berbicara Matang dalam berpikir dan emosi Memiliki dorongan yang kuat dari dalam untuk memimpin Memahami/menghayati kepentingan kerja sama.
b. Actuanting dengan Method
hubungan positif antara perencanaan strategis, perencanaan operasionil dengan pergerakan hidup perusahaan, termasuk pada perusahaan kecil. tingkat ketidakpastian lingkungan bisnis akan mempengaruhi proses dan tingkat pengandalan pengusaha pada perencanaan strategis. Misalnya, ditemukan bahwa, bila pelaku bisnis merasakan ketidakpastian yang tinggi dalam lingkungan bisnisnya, maka perencanaan strategis, diarahkan untuk mencapai sebuah modifikasi untuk kondisi saat ini, bukan untuk masa datang. Meskipun demikian, ada juga penelitian yang menyebutkan, bahwa yang penting bagi perusahaan-perusahaan ini adalah bukan hasilnya, namun prosesnya. Jadi, meskipun mereka sadar bahwa perencanaan sulit diandalkan dalam lingkungan yang tidak pasti, perusahaan tetap dengan proses perencanaan strategis karena ide perencanaan itu sendiri.
c. Actuanting dengan MaterialsPergerakan yang dilaksanakan harus sesuai dengan apa yang diharapkan oleh konsumen baik itu barang atau jasa. . Agar kita tetap mempunyai konsumen yang akan setia dengan apa yang kita harapkan. akan lebih baik jika setiap hari nya terus dengan di lebih efektifkan dan lebih efesien.
d. Actuanting dengan Machines
Dalam pergerakannya mesi-mesin harus cepat atau menggunakan beberapa mesin lainnya yang sesuai dengan apa yang kita akan kerjakan. selain itu mesin harus yang kuat apabila tidak tahan lama maka pekerjaan tidak akan sesuai apa yang kita harapkan.
e. Actuanting dengan Market
Komunikasi membantu perencanaan dilaksanakan dengan efektif, pengorganisasian dilakukan dengan effektif, penggerakan managerial diikuti dengan efektif dan pengawasan diterapkan dengan efektif. Harus mengetahui apa yang dibutuhkan dalam pasar tersebut.
f. Actuanting dengan Money
Setiap perusahaan membutuhkan dana untuk tetap beroperasi, karena kegagalan dalam membayar pemasok dapat dapat membuat bangkrutnya usaha.Untuk memenuhi kebutuhan akan pengeluaran jangka pendek maupun panjang, perusahaan membutuhkan dana yang tidak saja dapat dipenuhi oleh kemampuan modal awal dari pemilik serta kemampuannya dalam menghasilakn laba, tetapi juga dana dari luar perusahaan seiring dengan perkembangan kemajuan usahanya.
g. Actuanting dengan Informasi
mengelola sistem dan teknologi informasi yang mendukung proses bisnis modern perusahaan adalah tantangan besar untuk para manajer bisnis dan TI, serta praktisi bisnis. Mengelola fungsi layanan informasi melibatkan manajemen dari personel manajerial, teknis, dan administratif. Salah satu pekerjaan yang paling penting dari para manajer layanan informasi adalah untuk merekrut personel yang berkualifikasi dan untuk mengembangkan,mengatur, serta mengarahkan kemampuan kinerja yang ada saat ini.
4.Controlling (Pengawasan)
a. Controlling dengan Men
teknik pengawasan yang memungkinkan hanya penyimpangan kecil antara yang direncanakan dan kinerja aktual yang mendapatkan perhatian dari wirausahawan.Prinsip pengecualian menyatakan bahwa bawahan menangani semua persoalan rutin organisasional, sementara wirausahawan menangani persoalan organisasional non rutin atau diluar kebiasaan.
teknik pengawasan yang memungkinkan hanya penyimpangan kecil antara yang direncanakan dan kinerja aktual yang mendapatkan perhatian dari wirausahawan.Prinsip pengecualian menyatakan bahwa bawahan menangani semua persoalan rutin organisasional, sementara wirausahawan menangani persoalan organisasional non rutin atau diluar kebiasaan.
b. Controlling dengan Method
Proses manajemen strategik belum dapat dikatakan selesai ketika perusahaan memutuskan strategi apa yang akan ditempuh.maka kita harus perlu pengawasan dengan ada orang-oeang tertentu yang dapat membimbing kita agar baik dan benar.
Proses manajemen strategik belum dapat dikatakan selesai ketika perusahaan memutuskan strategi apa yang akan ditempuh.maka kita harus perlu pengawasan dengan ada orang-oeang tertentu yang dapat membimbing kita agar baik dan benar.
c. Controlling dengan Materials
Persediaan Bahan Baku yang tersedia dan digunakan harus slalu dikontrol, agar tidak terjadi kekurangan pada bahan baku. Bahan baku yang digunakan harus berkualitas agar hasil yang diinginkan dapat tercapai.Menganalisis situasi lingkungan dan peluang pasar Menetapkan strategi pemasaran produk/jasa Mengembangkan sasaran pemasaran produk/jasa Menciptakan taktik/tindakan pelaksanaan pemasaran produk
d. Controlling dengan Machines
e. Controlling dengan Money
f. Controlling dengan Market
Pengawasan terhadap bahan-bahan yang masuk ke pabrik baik itu barang atau pun jasa,Pengawasan terhadap tingkat kegiatan proses produksi,Pengawasan terhadap produk yang sudah selesai sebelum dipasarkan,Tes-tes produk dari konsumen Penyelidikan sebab-sebab kesalahan yang timbul selama proses produksi
Pengawasan terhadap bahan-bahan yang masuk ke pabrik baik itu barang atau pun jasa,Pengawasan terhadap tingkat kegiatan proses produksi,Pengawasan terhadap produk yang sudah selesai sebelum dipasarkan,Tes-tes produk dari konsumen Penyelidikan sebab-sebab kesalahan yang timbul selama proses produksi
g. Controlling dengan Informasi
informasi yang diperlukan dengan akurat dan tepat waktu untuk membantu proses pembuatan keputusan dan memungkinkan fungsi-fungsi perencanaan, pengawasan dan operasional organisasi yang dilaksanakan secara efektif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar