Senin, 24 Juli 2017

Menulis Adalah Hobby Ku :)

Assalamualaikum.WR.WB

Berbicara tentang hobby, bahwa hobby ku adalah menulis, baik dalam menulis karangan , menulis puisi, yang intinya adalah tulis menulis baik itu sastra maupun non-sastra. Aku selalu menulis tentang pengalaman yang telah saya lalui. Mulai dari kisah-kisah yang senang bahkan menyedihkan. Saya selalu menulis tentang hal persahabatan. Kenapa saya senang menulis tentang persahabatan ? Menurut ku persahabatan adalah keluarga kedua kita setelah keluraga di rumah.

Sahabat,sahabat adaalah ia yang selalu berada di samping kita dalam keadaan apapun. Di yang selalu memberikan kebahagiaan setiap harinya. Dikala kita sedih, ia selalu menghibur kita, dikala kita senang, ia selalu mensupport tanpa henti, di kala kita susah ia selalu ada membantu kita.
Kali ini saya akan menulis tentang kisah persahaabatan ku selama duduk di bangku SMP. Inilah kisahku :)

Saat aku duduk di bangku SMP tepatnya kelas VII-B saya menemukan teman yang sangat luar biasa, mereka adalah Bunga,Fera,Rosleni,dan Nuryanti. Aku benar-benar baru mersakan hal yang sangat luar biasa dalam sebuah pertemanan. Dalam satu tahun kelas VII kita selalu bersama dalam segala hal yang positif.

Ketika kita naik kelas ke kelas VIII, tiba-tiba kelas itu di acak, akhirnya Nuryanti pisah dengan kia, Nuryanti menjadi kelas VIII-A. akhirnya kita tinggal lah ber-empat. Saat kelas VIII berlangsung kami selalu ber-empat dalam segala kegiatan baik itu ekstrakulikuler, kegiatan kelompok bahkan bermain. Teman-teman sekelasku bilang kita itu seperti ban mobil kemana-mana selalu bersama. Ya kita hanya bisa tersenyum mendengarnya. Hari demi hari kita merasa lebih dekat bahkan  ke orangtua pun sudah saling mengenal satu sama lain. Suatu hari diberi tugas untuk mengerjakan sebuah karya wirausaha yaitu membuat keset, kami menentukan kelompok yang harusnyaa satu kelompok bertiga kita komplen ke guru yang bersangkutan bahwa kita ingin ber-empat, dari sanalah  semua guru mengetahui keakrabaan kita ber-empat, dan dari sanalah juga kita memulai membentuk sebuah persahabatan dengan nama BDFR. 

Berbicara tentang nama itu kita rangkai mulai dari no absen,abjad huruf,teman sebangku, tanggal lahir dan tahun lahir, dan terbentuklah sebuah nama BDFR.
Naik ke kelas IX Alhamdulillah kita masih satu kelas. Dari sini kami mulai lebih dekat lagi komunikasi makin di pererat. Ketika kita memasuki semester kedua kita baru pertama kali mempunyai masalah dengan teman sekelas gara-gara kita harus pisah kelompok, kita tidak menyetujuinya dan yang akhirnya teman ku mengadu ke wali kelas, dan akhirnya kita pisah kelompok, dan kita bermasalah dengan teman. 
Teman ku bertanya kenapa gara-gara masalah kelompok jadi bermasalah seperti ini, kita hanya bisa tersenyum dan berkata “kita adalah sahabat yang gak bisa dipisahkan” teman ku lalu meminta maaf dan mengemballikan kita lagi menjadi ber-empat. Tapi kita menolaknya sudah terlanju juga mempersiapkan bahannya.

Disaat kesibukan mulai mengganggu kita sering belajar privat, karena kita mempunyai prinsip hidup yang hamper bersamaan yaitu menjadi seseorang yang sukes di usia muda, maka dari itu kita rajin daan tekun dalam belajar. Perbedaan dan kelemahan yang kita miliki kita jadikan juga sebagai kelebihan yang kita miliki dalam sebuah persahabatan.

Dimulai dengan Ujian-ujian yang sangat membingungkan kita masih bisa tetap bersama, melalui berbagai kegiatan. Ketika di beritahukannya akan di bagikan ruangan kita masih tidak yakin akan satu ruangan saat melaksanakan ujian-ujian kita terus berdoa agar selalu di persamakan, dan akhirnya kita ujian dalam ruangan yang sama.

Jelang terakhir UP (ujian praktek) sahabat kita yang satu yaitu Rosleni, mengalami sakit. Pada saat itu kami disekolah hanya bertiga, temen pun bilang kita mirip ban bajaj karena bertiga. Setiap guru yang masuk dan melihat kita hanya bertiga, guru pun bertanya “kemana sahabat mu yang satu ? kenapa Cuma bertiga ?” kita hanya bisa menjawab dengan sedih nya “dia sakit bu, insya Allah bu, nanti kita kumplit seperti sedia kala “ guru pun hanya memberikan senyuman.

Ujian praktek telah terlewati Alhamdulillah sahabat yang satu telah kembali pulih dan bisa melaksanakan Ujian Sekolah. Ujian sekolah yang hanya berjalan enam hari, Alhamdulillah kita masih bisa bersama. Hari jumat tiba-tiba kita mendengar kabar bahwa Rosleni masuk ke Rumah sakit.

Hari Sabtu kita diberi kabar kembali oleh orangtua Rosleni bahwa Rosleni masuk Ruangan ICU, dan kita berencana hari minggu akan menjenguk ke RSUD, sayangnya kita tidak di beri izin oleh orangtua kita dan akhirnya rencana untuk besuk ke RS tidak jadi.

Hari Minggu, kita di beri kabar kemabali bahwa Rosleni sudah tak sadarkan diri. Kita hanya bisa berdoa dan menangis pada saat itu karena tidak bisa menjenguk bahkan ada berada disampingnya saat itu. Hanya berdoa yang dapat kita panjatkan.

Hari senin tepatnya tanggal 07 April 2014 saat aku berjalan menuju gerbang masuk sekolah. Di sebrang sana terlihat Bunga yang raut wajah yang sangat sedih aku menghampiri Bunga sambil berkata “Bung Gimana hari sabtu jadi besuk ?” tiba-tiba bunga meneteskan air matanya dan berkata “Deas,, cob abaca in isms dari Mamah Rosleni”. Akhirnya aku membaca dan dalam SMA itu terdapat sebuah berita yang berisi “Bunga Rosleni telah meninggal pukul 05.00 pagi tadi, sekarang jenazah lagi dalam perjalanan pulang”. Semenjak mendengar berita seperti itu aku hanya bisa menangis dan menyalahkan diri sendiri, rasa menyesal yang sangat mendalam, tidak bisa melihat wajahnya untuk terakhir kalinya. Kita memberitahu semua teman-teman sekelas ku dan mereka pun menangis lalu memelukku erat. Menahan rasa kecewa tidak bisa maka tangis lah yang bisa kita lalukan.

Bapak ibu guru menghampiri kita semua dan bertanya “kenapa kalian tidak melalukan upacara ? malah nangis di kelas kaya gini ?” teman ku menajawabnya ?”pak Rosleni meninggal dunia tadi pagi pak makanya kita semua tidak melakukan upacara”. Dan akhirnya kita semua diperbolehkan diam dikelas.

Pukul 08.00 kami berangkat untuk menglayad jenazah. Pada saat itu kita BDF berlari tanpa menunggu teman yang lainnya karena kita merasa menyesal tidak ada disampingnya. Sesampai di depan rumahnya kita sadar tak sadar dengan apa yang terjadi sekarang. Ketika melihat sudah banyak orang berdatangan dan ada bendera kuning dan ambulance di depan rumahnya. Air mata tak bisa kita bendung hanya tangis dan tangis sadar tak sadar tak menyangka kehilangan orang yang kita sayangi. Akhirnya kita dipersilahkan masuk ke dalam rumah dan terbentang jenazah seorang sahabat BDF memeluk erat jenazah tanpa henti kita melihat wajah orangtuanya yang sangat kehilangan. Kita peluk orangtuanya, dan menegarkannya.

Akhirnya kita ikut ke pemakaman, dan melihat jenazahnya masuk kedalam liang lahan dan itu lah akhir kita melihat jasad seorang sahabat yang kita sayangi. Dan alhamduillah sampai saat ini BDF masih berkomunikasi dan menziarahi makamnya seorang sahabat.


ROSLENI, DEASY, FERA, BUNGA
By : Deasy Natalia Syari  

Terimakasih Wassalamualaikum

Selasa, 18 Juli 2017

Manajemen Dan Sumber daya

Pengertian Sumber Daya

Sumber daya adalah suatu nilai potensi yang dimiliki oleh suatu materi atau unsur tertentu dalam kehidupan. Sumber daya tidak selalu bersifat fisik, tetapi juga non-fisik (intangible).
Sumber daya ada yang dapat berubah, baik menjadi semakin besar maupun hilang, dan ada pula sumber daya yang kekal (selalu tetap). Selain itu, dikenal pula istilah sumber daya yang dapat pulih atau terbarukan (renewable resources) dan sumber daya tak terbarukan (non-renewable resources). Ke dalam sumber daya dapat pulih termasuk tanaman dan hewan (sumber daya hayati).



  • Macam Macam Sumber Daya


1. Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia (SDM) adalah salah satu faktor yang sangat penting bahkan tidak dapat dilepaskan dari sebuah organisasi, baik institusi maupun perusahaan. .Pada hakikatnya, SDMberupa manusia yang dipekerjakan di sebuah organisasi sebagai penggerak, pemikir dan perencana untuk mencapai tujuan organisasi itu

2. Sumber Daya Alam 

Sumber daya alam adalah sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan dan kebutuhan hidup manusia agar hidup lebih sejahtera yang ada di sekitar alam lingkungan hidup kita.Sumber daya alam bisa terdapat di mana saja seperti di dalam tanah, air, permukaan tanah, udara, dan lain sebagainya

3. Sumber Daya Modal

Segala yang digunakan untuk menghasikan barang dan jasa. biasanya modal berawal dari keuangan lalu menhgasilkan sebuah alat untuk mengembangkan contoh teknologi.

4. Sumber Daya Fisik

pemicu terjadinya perubahan biasnya membuat barang barang mentah yang akan diolah menjadi barang jadi.

5. Sumber Daya Pasar

Pemicu terjadinya penempatan hasil hasil yang didapat barang ataupun jasa di sebarkan di pasarkan. dengan adanya sumber daya pasar hasil yang di peroleh akan besar.

6. Sumber Daya Informasi 

Data data yang digunakan untuk membuat keputusan 

7.Sumber Daya produk

Produk-produk yang akan di input atau output.

8. Sumber daya Usaha
Sumber daya usaha adalah sumber daya yang dilakukan dengan cara memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitarnya untuk menghasilkan suatu barang yang lalu di perjual belikan


  • Hubungan antara fungsi manajemen dengan unsur manajemen 
1.Planning (Perencanaan )

a. Planning dengan Men 

Untuk mencapai tujuan yang baik dalam bidang apapun kita harus memiliki orang-orang yang sangat berkualitas,Profesional, dan rendah hati, karena jika tidak memilah dan memilih orang-orang tersebut kemungkinan hasilnya tidak akan maksimal. 


b.Planning dengan Method


Untuk mencapai tujuan yang baik dalam menyusun strategis harus direncanakan dengan lengkap, mulai dari promosi , biaya, tempat, waktu, target  hingga media promosi yang akan dipilih. Selalu terapkan perspektif 4P (Product, Price, Place, Promotion) agar strategi pemasaran kita senantiasa sukses


c. Planning dengan Materials 


Untuk mencapai tujuan yang baik dalam menyusun materials mengutamakan kualitas produk atau jasa yang ditawarkan kepada pelanggan. Agar bisnis yang kita lakukan berkembang dengan pesat, memiliki untung yang besar dan banyak memiliki pelanggan.


d. Planning dengan Machines


Untuk mencapai tujuan yang baik tentu sangat memerlukan ahli teknik mesin karena produksi dalam pabrik juga bergantung dari kelancaran mesinnya.Dengan mesin yang bekerja optimal maka proses produksi bisa berjalan dengan lancar. Karena itulah ilmu teknik mesin sangat diperlukan untuk perawatan mesin, perakitan alat industri dan berbagai jenis permasalahan dalam industry maupun perusahaan lainnya. 


e. Planning dengan Money


Untuk mencapai tujuan yang baik jika untuk awalan kita harus punya  bermodal yang cukup besar agar kita dapat menjadikan sesuatu yang kita harapkan dari modal tersebut. tidak kemungkinan besar jika modal kurang apa yang kita harapkan belum tentu kita akan mencapainya.


f. Planning Dengan Market



Untuk mencapai tujuan yang baik  harus mempunyai Pemetaan yang baik dalam variasi geografis, psikologi,dan perilaku. Mempunyai Target  proses pemilihan target dan mencocokkan reaksi pasar dengan kebutuhan dasar, kemampuan daya beli dan keterbatasan yang dimiliki bagaimana menempatkan sebuah produk ke dalam benak customer secara luas, sehingga akan tertanam dalam benak pasar bahwa perusahaan kita adalah definisi dari kategori produk yang kita jual. Bukan bagaimana posisi produk kita di pasar, melainkan bagaimana produk kita selalu diingat oleh pelanggan.
g. Planning Dengan Informasi 
Untuk mencapai tujuan yang baik yang memiliki content yang menarik ataupun yang memiliki desain yang indah, kurang mendapat perhatian dari penjelajah internet. Itu bisa terjadi bila situs tersebut membutuhkan waktu yang sangat lama untuk loadingnya (terutama masalah loading image) dan hal ini akan membuat pengunjung situs menjadi bosan.

2. Organizing (Pengorganisasian)
a. Organizing Dengan Men
Manajemen dan Organisasi memiliki hubungan yang erat, untuk mencapai suatu tujuan maka dibutuhkan kerja team atau berorganisasi, ibaratkan di suatu perusahaan seorang manajer membagikan tugas kepada anggota team nya yang terdiri dari 10 orang, 2 orang pertama mempunyai tugas menulis, 2 orang berikutnya mempunyai tugas mengedit, 2 orang selanjutnya mempunyai tugas memposting dan begitu selanjutnya, hingga menjadikan kerja sama team yang solid antara manajer dan organisasi.

b.Organizing Dengan Method
Dalam pemilihan suatu strategi – dan struktur untuk mengimplementasikannya – para  manejer harus mempertimbangankan pengaruh lingkungan eksternal terhadap organisasi. Hubungan antara strategi, struktur dan lingkungan dapat di pandang dari dua perspektif utama. Dalam pandangan pertama, organisasi adalah reaktif terhadap lingkungannya dimana proses perumusan strategi harus memperhatikan lingkungan tempat organisasi tersebut beroprasi pada saat sekarang dan akan beroperasi di waktu yang akan datang.
c. Organizing Dengan Materials
Keberhasilan sebuah perusahaan tidak mungkin dilepaskan dari pemasok. Pemasok menyediakan bahan baku dan peralatan bagi perusahaan guna menghasilkan barang untuk disimpan, diolah, didistribusikan, dan dijual. Bagi perusahaan ritel, pemasok menyediakan barang untuk dijual kepada pengecer dan pelanggan. Perusahaan dalam sektor jasa tentu juga membutuhkan pemasok, misalnya untuk memasok peralatan guna membantu melayani pelanggan. Singkatnya, pemasok adalah penyedia kebutuhan sumber daya perusahaan dengan jumlah, mutu, dan harga yang sesuai sehingga proses produksi, distribusi, dan pelayanan dapat berjalan lancar.Pemasok berperan penting dalam menentukan mutu produk, biaya, pengembangan produk, dan akses pembiayaan bagi perusahaan. Mutu produk dan layanan, sebagai penentu kepuasan pelanggan, salah satunya bergantung kepada kualitas pemasok yang dipilih. Pasokan yang berkualitas tentu memudahkan perusahaan menghasilkan produk dan layanan yang berkualitas pula. Pada gilirannya, hal ini berdampak positif pada kinerja dan daya saing perusahaan. Demikian pula sebaliknya. Maka tidak heran jika perusahaan-perusahaan besar selalu menerapkan syarat-syarat yang ketat dalam hal spesifikasi bahan baku. Hal ini demi menjaga standar mutu produk.
d.Organizing Dengan Machines
Tata Kerja merupakan cara pekerjaan dengan benar dan berhasil untuk mencapai tingkat efisien yang maksimal dengan mempertimbangkan tujuan, fasilitas, tenaga kerja, waktu dan lain-lain yang tersedia. tata kerja adalah suatu urutan atau etika kita dalam bekerja sesuai aturan yg sudah di tentukan karena dengan itu kita bisa bekerja sacara maksimal , efektif dan efesien jadi tidak terbuang waktu yang percuma dengan sia-sia serta dapat menjamin adanya pembagian kerja waktu dan kordinasi yang tepat.
e.Organizing Dengan Money

Agar tugas tersebut dapat dijalankan dengan baik, pada tahap pertama manajer harus memutuskan, apa yang akan dicapai oleh organisasi dan cara untuk mencapainya, lewat keputusan ini akan diketahui seperangkat tujuan organisasi dan strategi menjadi sejumlah kebijakan-kebijakan yagn dapat menuntut arah, maupun program-program kegiatan untuk tercapainya tujuan tersebut.Pengendalian biaya yang efektif akan tergantung pada komunikasi yang baik antara informasi akuntansi dengan manajemen. Dengan membuat laporan prestasi kerja, controller memberikan saran kepada berbagai tingkat manajemen mengenai tindakan perbaikan yang diperlukan dalam suatu kegiatan. Laporan bisa berbentuk pernyataan langsung ataupun tertulis dari kontroller kepada tingkat manajemen perusahaan yang berisikan laporan penyimpangan dari rencana yang telah ditentukan, sesuai dengan prinsip manajemen berdasarkan penyimpangan. Laporan ini selain laporan penyimpangan rencana (jika ada) juga memberikan laporan prestasi kerja yang telah dicapai oleh para pekerja.
f. Organizing Dengan Market

kegiatan operasi penjualan, dan kegiatan penelitian dan pengembangan pemasaran. Bentuk organisasi pemasaran yang mendasarkan diferensiasi dan spesialisasi seperti ini dapat dilihat pada struktur organisasi berikut: Untuk memberikan kemungkinan dilakukannya koordinasi atas tugas-tugas atau usaha-usaha dan tenaga-tenaga yang ada sehingga kegiatan yang dilaksanakan dapat efektif.Di samping itu, perlu pula disadari bahwa usaha pelaksanaan kegiatan pemasaran tidak mungkin hanya dilakukan sendiri oleh satu orang. Oleh karena itu, usaha pelaksanaan kegiatan pemasaran dilakukan oleh sekelompok orang harus diorganisasi dan dikoordinasi sehingga dapat diharapkan tercapainya tujuan dan sasaran dalam bidang pemasaran.
g. Organizing Dengan Informasi
Sistem informasi harus selalu disesuaikan dengan organisasi. Organisasi harus mampu mengoptimalkan sistem informasi sehingga mendapatkan keuntungan dari teknologi-teknologi yang ada. Interaksi antara teknologi informasi dan organisasi sanat dipengaruhi oleh faktor mediasi, yaitu lingkungan, kultur, struktur, prosedur baku, proses bisnis, politik, keputusan manajemen, dan peluang. Manajer harus mampu memahami sistem informasi, karena sangat akan mempengaruhi kehidupan organisasi. Manajer perlu memilih sistem apa dan bagaimana yang akan dibangun didalam organisasi.
  3. Actuating (pergerakan )

a. Actuanting dengan Men

Memiliki kecerdasan orang-orang yang dipimpin Mempunyai perhatian terhadap kepentingan yang menyeluruh Memiliki kelancaran dalam berbicara Matang dalam berpikir dan emosi Memiliki dorongan yang kuat dari dalam untuk memimpin Memahami/menghayati kepentingan kerja sama.

b. Actuanting dengan Method


hubungan positif antara perencanaan strategis, perencanaan operasionil dengan pergerakan  hidup perusahaan, termasuk pada perusahaan kecil. tingkat ketidakpastian lingkungan bisnis akan mempengaruhi proses dan tingkat pengandalan pengusaha pada perencanaan strategis. Misalnya, ditemukan bahwa, bila pelaku bisnis merasakan ketidakpastian yang tinggi dalam lingkungan bisnisnya, maka perencanaan strategis, diarahkan untuk mencapai sebuah modifikasi untuk kondisi saat ini, bukan untuk masa datang. Meskipun demikian, ada juga penelitian yang menyebutkan, bahwa yang penting bagi perusahaan-perusahaan ini adalah bukan hasilnya, namun prosesnya. Jadi, meskipun mereka sadar bahwa perencanaan sulit diandalkan dalam lingkungan yang tidak pasti, perusahaan tetap dengan proses perencanaan strategis karena ide perencanaan itu sendiri.
c. Actuanting dengan Materials

Pergerakan yang dilaksanakan harus sesuai dengan apa yang diharapkan oleh konsumen baik itu barang atau jasa. . Agar kita tetap mempunyai konsumen yang akan setia dengan apa yang kita harapkan.  akan lebih baik jika setiap hari nya terus dengan di lebih efektifkan dan lebih efesien. 

d. Actuanting dengan Machines

Dalam pergerakannya mesi-mesin harus cepat atau menggunakan beberapa mesin lainnya yang sesuai dengan apa yang kita akan kerjakan. selain itu mesin harus yang kuat apabila tidak tahan lama maka pekerjaan tidak akan sesuai apa yang kita harapkan. 

e. Actuanting dengan Market 

Komunikasi membantu perencanaan dilaksanakan dengan efektif, pengorganisasian dilakukan dengan effektif, penggerakan managerial diikuti dengan efektif dan pengawasan diterapkan dengan efektif. Harus mengetahui apa yang dibutuhkan dalam pasar tersebut. 


f. Actuanting dengan Money


Setiap perusahaan membutuhkan dana untuk tetap beroperasi, karena kegagalan dalam membayar pemasok dapat dapat membuat bangkrutnya usaha.Untuk memenuhi kebutuhan akan pengeluaran jangka pendek maupun panjang, perusahaan membutuhkan dana yang tidak saja dapat dipenuhi oleh kemampuan modal awal dari pemilik serta kemampuannya dalam menghasilakn laba, tetapi juga dana dari luar perusahaan seiring dengan perkembangan kemajuan usahanya.

g. Actuanting dengan Informasi

mengelola sistem dan teknologi informasi yang mendukung proses bisnis modern perusahaan adalah tantangan besar untuk para manajer bisnis dan TI, serta praktisi bisnis. Mengelola fungsi layanan informasi melibatkan manajemen dari personel manajerial, teknis, dan administratif. Salah satu pekerjaan yang paling penting dari para manajer layanan informasi adalah untuk merekrut personel yang berkualifikasi dan untuk mengembangkan,mengatur, serta mengarahkan kemampuan kinerja yang ada saat ini. 

4.Controlling (Pengawasan)

a. Controlling dengan Men
teknik pengawasan yang memungkinkan hanya penyimpangan kecil antara yang direncanakan dan kinerja aktual yang mendapatkan perhatian dari wirausahawan.Prinsip pengecualian menyatakan bahwa bawahan menangani semua persoalan rutin organisasional, sementara wirausahawan menangani persoalan organisasional non rutin atau diluar kebiasaan.

b.  Controlling dengan Method

Proses manajemen strategik belum dapat dikatakan selesai ketika  perusahaan memutuskan strategi apa yang akan ditempuh.maka kita harus perlu pengawasan dengan ada orang-oeang tertentu yang dapat membimbing kita agar baik dan benar.

c.  Controlling dengan Materials

Persediaan Bahan Baku yang tersedia dan digunakan harus slalu dikontrol, agar tidak terjadi kekurangan pada bahan baku. Bahan baku yang digunakan harus berkualitas  agar hasil yang diinginkan dapat tercapai.Menganalisis situasi lingkungan dan peluang pasar Menetapkan strategi pemasaran produk/jasa Mengembangkan sasaran pemasaran produk/jasa Menciptakan taktik/tindakan pelaksanaan pemasaran produk

d.  Controlling dengan Machines

Mesin dalam proses produksi juga harus dilakukan  pengawasan. Apakah kualitas mesin tersebut masih   berkualitas dan dapat digunakan.

e.  Controlling dengan Money

Pengawasan anggaran atau Budgetary Control itu sendiri merupakan suatu sistem sasaran yang telah ditetapkan dalam suatu anggaran untuk mengawasi kegiatan-kegiatan manajerial, dengan membandingkan pelaksanaan nyata dan pelaksanaan yang direncanakan. Modal yang digunakan, pengawasan terhadap keuangan modal harus dilakukan. Jangan sampai usaha yang telah dijalankan sampai mengalami kerugian. Pendapatan tidak boleh lebih besar dari pengeluaran.

f.  Controlling dengan Market

Pengawasan terhadap bahan-bahan yang masuk ke pabrik baik itu barang atau pun jasa,Pengawasan terhadap tingkat kegiatan proses produksi,Pengawasan terhadap produk yang sudah selesai sebelum dipasarkan,Tes-tes produk dari konsumen Penyelidikan sebab-sebab kesalahan yang timbul selama proses produksi

g.  Controlling dengan Informasi

Selalu mengawasi apa informasi yang sekarang sedang trend, lalu memberikan informasi kepada pergerakan agar dapat bekerja dengan baik dan lancar.setelah itu kerjakan dan rundingkan dengan organisasi agar dapat berjalan dengan baik.
informasi yang diperlukan dengan akurat dan tepat waktu untuk membantu proses pembuatan keputusan dan memungkinkan fungsi-fungsi perencanaan, pengawasan dan operasional organisasi yang dilaksanakan secara efektif.